Bitcoin (BTC), mata uang kripto terkemuka di dunia, kembali berada di persimpangan jalan. Level $95.000 sekarang dipandang sebagai hambatan langsung sebelum mata uang kripto utama ini berpotensi mencegah para bull untuk merebut kembali level psikologis penting enam angka.
Menurut analis kripto yang banyak diikuti, Dave the Wave, saat ini mata uang kripto ini berada dalam fase pemulihan yang dapat menentukan arah siklus pasar yang lebih luas.
Dalam pembaruan pada hari Minggu, analis tersebut mencatat bahwa level $100.000 adalah hambatan pasti yang harus direbut kembali oleh para bull.
Jalur Menuju Enam Angka
Saat ini Bitcoin diperdagangkan di sekitar $91.360, naik sekitar 0,85% pada hari itu. Pergerakan harga menunjukkan bahwa kemungkinan pembalikan bisa terjadi. Namun untuk saat ini, Bitcoin masih mengalami koreksi multi-bulan sejak puncaknya pada 10 Oktober di dekat $127.000.
Ada beberapa perkembangan teknis utama yang sedang berlangsung. Pertama, Bitcoin tampaknya telah menembus garis tren menurun yang curam (garis putih putus-putus) yang telah membatasi pergerakan harga mata uang kripto terkemuka ini. Ini bisa menjadi sinyal bahwa momentum bearish mulai melemah.
Kedua, grafik menunjukkan struktur "higher low" yang terbentuk di sekitar level $80.000. Ini bisa menjadi dasar untuk dorongan saat ini. Namun, harga masih berada di bawah garis tren logaritmik naik jangka panjang (kuning).
Peluang Sederhana
Sementara itu, data dari Polymarket menunjukkan probabilitas 82% bahwa Bitcoin akan mencapai $100.000 tahun ini. Namun, pasar belum memperhitungkan adanya "supercycle" yang tak terkendali. Peluang BTC mencapai $120.000 saat ini berada di angka 50%.

