Setelah berbulan-bulan mencatat lower high yang terus-menerus, Onyxcoin [XCN] berhasil melakukan rebound tajam, melonjak lebih dari 22% dalam 24 jam saat pembeli akhirnya menantang struktur tren turun yang dominan.
Pergerakan ini terjadi seiring dengan ekspansi Derivatif yang tajam, dengan volume perdagangan melonjak hampir 400% menjadi $8,16 juta, menandakan keterlibatan ulang yang agresif dari para trader jangka pendek.
Rebound ini terjadi setelah periode kompresi yang berkepanjangan di dekat level terendah siklus, di mana tekanan jual secara bertahap melemah dan volatilitas menyempit.
Pasar kini menghadapi ujian antara kelanjutan kenaikan berkelanjutan dan konsolidasi yang dipicu oleh penyesuaian posisi jangka pendek.
Garis tren terpecahkan saat momentum kembali bangkit
Onyxcoin secara tegas telah menembus di atas garis tren turun jangka panjang yang membatasi aksi harga sepanjang sebagian besar tahun 2025, menandakan perubahan struktur.
Harga memantul dari zona permintaan $0,0041–$0,0043, wilayah yang secara konsisten menyerap tekanan jual selama fase akhir tren turun.
Reaksi ini penting karena menghasilkan higher low alih-alih penurunan panik.
Saat harga bergerak naik, harga berhasil merebut kembali pivot $0,0055, yang kini menjadi penentu struktur jangka pendek.
Secara khusus, RSI melonjak ke kisaran atas 60-an, mengonfirmasi ekspansi momentum, bukan sekadar relief bounce yang lemah.
Namun, harga kini mendekati zona resistance $0,0070, level breakdown sebelumnya yang dahulu mempercepat penurunan.
Oleh karena itu, kelanjutan tren bergantung pada kekuatan yang bertahan di atas $0,0055. Kehilangan level ini berisiko memicu rotasi kembali ke $0,0047 alih-alih perpanjangan kenaikan secara langsung.
Leverage Onyxcoin kembali membanjir seiring lonjakan Open Interest
Open Interest meluas lebih dari 61%, naik menjadi sekitar $3,1 juta seiring harga bergerak lebih tinggi.
Kesejajaran antara kenaikan harga dan kenaikan Open Interest ini mengonfirmasi adanya posisi leverage baru, bukan sekadar short covering.
Trader secara aktif menambah eksposur alih-alih mengurangi risiko. Namun, partisipasi berbasis leverage memperkenalkan kerentanan pada struktur.
Ketika Open Interest tumbuh secepat ini, harga menjadi semakin sensitif bahkan terhadap penurunan kecil sekalipun.
Akibatnya, volatilitas sering meningkat ke dua arah. Meski demikian, leverage saja tidak membatalkan pergerakan. Sebaliknya, ini meningkatkan pentingnya keberlanjutan momentum.
Jika harga bertahan di atas struktur yang telah direbut kembali, leverage dapat memperkuat kelanjutan tren. Jika momentum melemah, forced unwind dapat mempercepat reaksi penurunan.
Arus spot tetap positif saat profit-taking muncul
Data pasar spot menunjukkan arus masuk bersih ringan hampir $327K, menandakan permintaan terbatas namun tetap mendukung. Namun, partisipasi pasar Spot tetap lemah dibandingkan aktivitas Derivatif.
Ketidakseimbangan ini kemungkinan mencerminkan profit-taking jangka pendek setelah rebound tajam, bukan distribusi agresif.
Banyak holder telah menahan penurunan berkepanjangan dan kini mungkin beralih ke kekuatan. Yang penting, arus spot tidak menunjukkan tekanan jual berat.
Sebaliknya, pembeli terus menyerap pasokan moderat. Maka, perilaku pasar Spot tidak mengonfirmasi atau menolak breakout. Ini meredam keyakinan.
Tanpa akumulasi spot yang lebih kuat, leverage tetap menjadi penggerak utama aksi harga, meningkatkan sensitivitas terhadap perubahan momentum.
Pendanaan negatif mengisyaratkan tekanan jangka pendek yang terus berlanjut
OI-Weighted Funding Rate tetap sangat negatif di kisaran -0,21% pada saat penulisan, meski harga telah rebound. Ketidakseimbangan ini menunjukkan bahwa posisi short masih mendominasi meski struktur membaik.
Dengan demikian, pasar mencerminkan ketegangan antara keyakinan bearish dan momentum bullish.
Ketika pendanaan negatif bertahan selama pergerakan naik, harga sering mengalami ekstensi tajam yang dipicu tekanan short.
Namun, dinamika ini juga meningkatkan volatilitas akibat likuidasi. Jika harga ragu di dekat resistance, posisi short dengan cepat kembali menguasai pasar.
Jadi, kondisi pendanaan menciptakan lingkungan risiko dua sisi. Akselerasi ke atas tetap memungkinkan, namun ketidakstabilan meningkat seiring leverage bertambah dan posisi semakin ketat.
Dapatkah Onyxcoin mempertahankan perubahan strukturnya?
Rebound Onyxcoin kini berada pada keseimbangan yang rapuh antara perbaikan struktur dan risiko distribusi yang mulai muncul.
Sementara penembusan garis tren dan naiknya momentum mendukung upaya kenaikan, arus masuk spot mengisyaratkan profit-taking awal setelah reli tajam. Perilaku ini mengindikasikan bahwa sebagian peserta beralih keluar alih-alih menambah modal baru.
Sementara itu, leverage terus mendominasi posisi, memperkuat volatilitas ke dua arah. Akibatnya, momentum naik mungkin kesulitan bertahan tanpa permintaan spot yang lebih kuat.
Hingga keyakinan spot membaik, kehati-hatian tetap diperlukan, karena profit-taking bisa membatasi kelanjutan kenaikan dan memaksa harga masuk konsolidasi alih-alih ekstensi.
Pemikiran Akhir
- Rebound Onyxcoin tetap valid secara struktural, namun kelanjutan kini bergantung pada komitmen pembeli yang berkelanjutan, bukan pada leverage semata.
- Tanpa keyakinan spot yang lebih kuat, momentum kenaikan berisiko terhenti dan memasuki konsolidasi di dekat resistance.
