Apakah Mungkin Pemilik Bitcoin Kehilangan Seluruh Kepemilikan Mereka Karena "Pembaruan Teknis"?
Pembaruan Bitcoin Core Memicu Kekhawatiran Keamanan
Bitcoin Core, perangkat lunak utama yang menggerakkan mayoritas node penuh Bitcoin, baru-baru ini meluncurkan versi 30.0 dan 30.1. Pembaruan ini hadir dengan catatan peringatan yang menarik banyak perhatian, memperingatkan bahwa—dalam situasi terburuk—pengguna dapat kehilangan akses ke dana mereka.
Bug Migrasi Dompet Menimbulkan Kekhawatiran
Rilis baru ini memperkenalkan modifikasi pada proses migrasi dompet, yang bertugas memperbarui format dompet lama ke standar terbaru. Sayangnya, ditemukan bug kritis yang dapat menghapus file dompet lokal, sehingga pengguna terkunci secara permanen dari Bitcoin mereka jika tidak ada cadangan. Dalam skenario terburuk, ini dapat berarti kehilangan total kepemilikan BTC mereka.
Dampak pada Ekosistem Bitcoin
Celah migrasi dompet ini merupakan contoh klasik masalah perangkat lunak yang halus dan sulit dideteksi. Meskipun tidak mengancam konsensus jaringan Bitcoin atau keamanan secara keseluruhan, ini menyoroti risiko yang terkait dengan pembaruan perangkat lunak. Ekosistem Bitcoin secara umum tetap stabil, dengan cryptocurrency ini masih bergerak menuju angka $100.000 pada musim dingin ini.
Para pengembang telah menarik sementara versi yang terdampak sambil menyiapkan rilis perbaikan. Insiden ini menegaskan kembali adanya risiko teknologi dan portofolio yang menyertai posisi dominan Bitcoin di pasar kripto.
Siapa yang Berisiko?
Menurut Ivo Georgiev, CEO dan pendiri Ambire Wallet, sebagian besar pemilik Bitcoin sehari-hari tidak menggunakan Bitcoin Core sebagai dompet utama mereka. Sebaliknya, mereka lebih memilih dompet perangkat keras atau solusi perangkat lunak alternatif, biasanya dengan cadangan frasa benih. Georgiev mencatat bahwa para penambang adalah kelompok yang paling mungkin terdampak, namun mereka umumnya memiliki praktik pencadangan yang kuat untuk melindungi aset mereka.
Dia menambahkan, “Menghapus file tidak selalu berarti kehilangan permanen, karena banyak file yang dihapus masih dapat dipulihkan kecuali sudah segera ditimpa.”
Tanggapan Resmi dan Reaksi Komunitas
Pengumuman resmi Bitcoin Core pada 5 Januari mengakui risiko kehilangan dana jika file dompet dihapus, namun belum ada laporan kasus kehilangan dana yang terkonfirmasi dari pengguna.
Diskusi di platform seperti Bitcoin Talk dan GitHub berfokus pada ancaman terhadap dompet warisan. Konsensus komunitas menunjukkan bahwa Bitcoin Core terutama digunakan oleh pengguna berpengalaman yang kemungkinan besar sudah memiliki cadangan.
Pelajaran untuk Infrastruktur dan Keamanan
“Pembaruan seharusnya berjalan tanpa insiden,” kata Evgeny Formanenko, wakil presiden engineering di SQD Network, sebuah perusahaan Swiss yang berspesialisasi dalam infrastruktur data terdesentralisasi untuk aplikasi blockchain. Ia menekankan bahwa insiden seperti ini menjadi pengingat: “Ketika Anda menggabungkan status, perubahan, dan pembaruan, Anda memperkenalkan risiko. Cadangan wajib sangat penting, dan risiko infrastruktur seharusnya tidak pernah menjadi kejutan.”
Kekhawatiran Keamanan yang Lebih Luas untuk Bitcoin
Masalah migrasi ini telah memicu skeptisisme di antara beberapa investor yang berpendapat bahwa kerentanan teknis dapat merusak keandalan Bitcoin. Namun, bug perangkat lunak bukanlah satu-satunya ancaman yang dihadapi pemilik Bitcoin.
Charles Edwards, pendiri Capriole Investments, memperingatkan bahwa harga Bitcoin dapat turun ke $50.000 jika jaringan gagal mempertahankan diri dari ancaman komputasi kuantum pada tahun 2028. Ia percaya bahwa komputer kuantum pada akhirnya dapat membobol enkripsi Bitcoin, mengekspos kunci privat ke pelaku jahat.
Kekhawatiran Edwards terpisah dari bug migrasi dompet namun turut membangun narasi bahwa risiko teknologi—baik dari bug langka, kerentanan blockchain, atau kemajuan komputasi kuantum—dapat berdampak pada masa depan Bitcoin. Ia menyatakan di X, “Jika solusi belum diterapkan pada 2028, saya memperkirakan Bitcoin akan turun di bawah $50.000 dan terus menurun hingga masalah ini terselesaikan. Jika tidak diatasi pada 2026, kita bisa melihat pasar bearish terbesar dalam sejarah Bitcoin, membuat skandal sebelumnya terlihat kecil dibandingkan.”
Informasi Tambahan
Kredit Gambar: Penulis
Penulis memiliki Bitcoin melalui Grayscale Bitcoin Investment Trust.
Cuplikan Harga Bitcoin
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Apakah Perkembangan Ini Menghambat Tren Kenaikan di Pasar Cryptocurrency? Analis Galaxy Digital Angkat Bicara
Jensen Huang memprediksi 'God AI' akan datang di masa depan
Korea Selatan berencana mengadakan pembicaraan dengan AS untuk membebaskan Samsung, SK Hynix dari tarif chip 25% Trump
Ethereum: Buterin ungkap reformasi besar yang akan datang

