Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Pendapatan Samsung melonjak tiga kali lipat karena AI meningkatkan permintaan di sektor memori

Pendapatan Samsung melonjak tiga kali lipat karena AI meningkatkan permintaan di sektor memori

101 finance101 finance2026/01/08 02:26
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

Samsung Mencapai Laba Kuartalan Tertinggi Berkat Permintaan Chip AI yang Melonjak

Samsung Electronics telah melaporkan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarahnya, dengan pendapatan yang meningkat lebih dari tiga kali lipat berkat lonjakan permintaan chip memori yang digunakan pada server artificial intelligence. Laba operasional awal perusahaan mencapai 20 triliun won (sekitar $13,8 miliar) untuk kuartal terakhir tahun ini, mencatat kenaikan sebesar 208% dan melampaui ekspektasi analis. Pendapatan juga mencapai rekor baru di 93 triliun won, naik 23%. Setelah pengumuman tersebut, saham Samsung melonjak hingga 2,5% di Seoul, melanjutkan reli yang telah membuat saham naik 20% sejak awal tahun. Saham pesaingnya, SK Hynix Inc., juga naik sebesar 6,2%.

Cerita Populer dari Bloomberg

Di tengah perlombaan global untuk memperluas kapasitas pusat data, Samsung dan produsen memori lain mengalihkan fokus dari elektronik konsumen standar ke produksi chip canggih untuk perusahaan AI besar seperti Nvidia. Pergeseran ini menyebabkan kekurangan signifikan chip memori konvensional untuk laptop dan server, yang mendorong kenaikan harga produk DRAM dan NAND.

“Operator cloud skala besar membeli DRAM dalam jumlah besar dan bersedia membayar harga premium,” kata Sanjeev Rana, kepala riset di CLSA Securities Korea.

Menurut Rana, harga DRAM melonjak lebih dari 30% pada kuartal Desember dibandingkan periode sebelumnya, sementara harga NAND naik sekitar 20%. Ia memperkirakan harga tinggi ini akan terus bertahan sepanjang 2026 dan mungkin hingga paruh pertama 2027, dengan permintaan yang kuat dan pasokan terbatas sebagai faktor utama.

Nilai saham Samsung lebih dari dua kali lipat pada 2025 dan terus naik bulan ini, didorong oleh optimisme setelah Micron Technology Inc. mengeluarkan prospek positif. Dalam sepekan terakhir saja, lebih dari sepuluh analis telah menaikkan target harga saham untuk Samsung.

Jeff Kim, kepala riset di KB Securities, mencatat bahwa kebutuhan chip memori kini meluas ke bidang baru seperti robotika dan kendaraan otonom, sementara perangkat dengan fitur AI semakin meningkatkan permintaan untuk DRAM dan NAND.

“Terlalu dini untuk menyatakan bahwa permintaan telah mencapai puncaknya,” kata Kim. “Investor sebaiknya mempertimbangkan untuk tetap memegang saham memori. Jika ada penurunan harga saham setelah laporan laba 20 triliun won, itu bisa menjadi peluang beli.”

Samsung berencana merilis hasil keuangan penuh, termasuk laba bersih dan rincian segmen, pada 29 Januari.

Pada pameran dagang CES minggu ini, eksekutif Samsung menyoroti kelangkaan chip memori yang masih berlangsung. Presiden Wonjin Lee menegaskan bahwa harga elektronik konsumen sudah mulai naik dan memperingatkan akan potensi tantangan dalam pasokan semikonduktor.

Prospek Pasar dan Pandangan Analis

Counterpoint Research memprediksi bahwa harga memori DDR5—standar terbaru untuk komputer dan server—akan melonjak 40% pada kuartal ini dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan kenaikan tambahan 20% diperkirakan pada kuartal berikutnya.

Pandangan Bloomberg Intelligence:

Margin laba operasional awal Samsung sebesar 21,5% pada kuartal keempat 2025 menunjukkan permintaan yang kuat untuk DRAM tradisional, high-bandwidth memory (HBM), dan chip NAND. Segmen DRAM kemungkinan mencatat margin lebih dari 50%, dengan potensi perbaikan lebih lanjut di awal 2026. Pangsa pasar global Samsung yang terdepan dalam NAND juga diperkirakan mendukung pertumbuhan laba tahun depan.

— Masahiro Wakasugi dan Takumi Okano, analis

Walaupun Samsung tertinggal dari SK Hynix dan Micron di pasar high-bandwidth memory, perusahaan telah mengirimkan sampel HBM4 terbarunya ke Nvidia tahun lalu untuk proses kualifikasi. Perkembangan ini meningkatkan ekspektasi bahwa Samsung dapat memperkecil jarak dengan para pesaingnya saat menargetkan produksi massal pada paruh pertama tahun ini untuk memasok prosesor Rubin terbaru milik Nvidia. Rana dari CLSA memperkirakan pengiriman HBM Samsung akan meningkat tiga kali lipat pada 2026 seiring HBM4 memasuki produksi komersial.

Paling Populer dari Bloomberg Businessweek

©2026 Bloomberg L.P.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!
© 2025 Bitget