The Wall Street Journal: Ekspor minyak Venezuela secara besar-besaran menggunakan USDT, Tether menegaskan kepatuhan ketat terhadap peraturan sanksi internasional
PANews 11 Januari — Menurut laporan dari The Wall Street Journal, Tether menjadi stablecoin utama di dunia sebagian berkat peran Maduro, karena Tether merupakan alat penting bagi perusahaan minyak nasional Venezuela (Petróleos de Venezuela, disingkat PdVSA) untuk menghindari sanksi. Tether digunakan sebagai mata uang penyelesaian dalam perdagangan minyak, serta memberikan jalur kehidupan ekonomi bagi masyarakat Venezuela yang menderita akibat anjloknya mata uang nasional, bolivar.
Seorang juru bicara Tether menanggapi bahwa perusahaan mematuhi semua peraturan sanksi Amerika Serikat dan internasional yang berlaku, serta bekerja sama erat dengan otoritas AS termasuk Kantor Pengawasan Aset Asing. Selain itu, Tether secara rutin membantu penegak hukum membekukan alamat yang terkait dengan aktivitas ilegal atau pelanggaran sanksi berdasarkan permintaan yang sah.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Mekanisme stablecoin membuat risiko dolar menjadi native dalam mata uang kripto
Analis Bloomberg mempertanyakan kekhawatiran bank terhadap imbal hasil stablecoin
