Pendiri Uniswap mengkritik keras selebriti dan politisi karena menggunakan teknologi blockchain untuk melakukan penipuan.
Pendiri Uniswap, Hayden Adams, mengomentari insiden token NYC yang melibatkan mantan Walikota New York City, Eric Adams, dengan keras mengkritik selebriti dan politisi yang menggunakan blockchain untuk melakukan penipuan. Adams menyoroti bahwa selebriti sepenuhnya dapat mengambil keuntungan dari teknologi blockchain melalui cara yang sah, seperti menerbitkan token sambil menjaga likuiditas, memberikan nilai nyata kepada pemegang token, dan menjaga transparansi proyek.
Ia menekankan bahwa blockchain adalah "alat yang sangat kuat untuk kolaborasi, monetisasi, dan distribusi nilai" yang digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia, namun selebriti sering menggunakannya untuk aktivitas penipuan jangka pendek. Adams percaya bahwa dengan mengelola proyek blockchain secara jujur, selebriti tidak hanya dapat memperoleh lebih banyak keuntungan, tetapi juga melindungi reputasi mereka dan menghindari tuntutan hukum.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Alamat whale 0xf35 menutup posisi long XMR dengan kerugian sebesar 896 ribu dolar AS.
