-
Kripto utama seperti Bitcoin, Ethereum, XRP, dan lainnya tetap berada dalam konsolidasi kisaran menjelang rilis tingkat CPI
-
Para trader kini memantau dengan cermat aksi harga Bitcoin selanjutnya yang dapat memimpin pasar dan menentukan arah akhir pekan
Pasar kripto, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan XRP, menuju Hari CPI dengan aksi harga yang masih ketat dan para trader jelas-jelas bersiap menghadapi lonjakan volatilitas. Harga BTC bertahan di support kunci setelah rebound yang lesu, ETH tetap kuat di atas zona psikologis utama, dan XRP berkonsolidasi di dekat pivot jangka pendeknya, menandakan keraguan daripada kelemahan.
Dengan likuiditas yang menumpuk di kedua sisi kisaran, data inflasi dapat menjadi pemicu yang menentukan arah pergerakan selanjutnya, baik breakout yang didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga atau penolakan tajam jika inflasi naik melebihi perkiraan.
Ekspektasi CPI: Angka Kunci yang Diperhatikan Trader
Goldman Sachs memperkirakan sedikit di atas konsensus untuk rilis CPI kali ini, yang penting karena kripto diperdagangkan dalam kisaran ketat dan membutuhkan pemicu. GS memprediksi CPI inti naik 0,35% month-on-month dibanding konsensus 0,30%, yang akan membuat tingkat inti year-on-year mendekati 2,78% dibanding 2,70% yang diharapkan. Mereka juga memperkirakan jalur CPI ini mengarah pada pembacaan PCE inti sekitar +0,30% untuk Desember—bukan percepatan ulang, tetapi juga belum cukup lunak untuk sepenuhnya meredakan kecemasan suku bunga.
Bagi para trader, setup-nya cukup jelas: angka yang mendekati GS (atau lebih tinggi) biasanya berarti yield naik dan dolar menguat, yang dapat diterjemahkan menjadi penurunan risiko pada BTC, dengan ETH dan XRP seringkali bergerak lebih tajam. Angka yang sesuai atau di bawah konsensus bisa membalik pasar menjadi risk-on, di mana BTC biasanya memimpin pergerakan dan pasar kripto yang lebih luas mengikuti.
Bagaimana Tingkat CPI Akan Mempengaruhi Harga Bitcoin, Ethereum & XRP
Jika CPI keluar dovish dan BTC menembus di atas $92K–$93K, biasanya pergerakan itu berubah menjadi short squeeze risk-on di seluruh major. Dalam setup ini, ETH dapat memperkuat posisinya di atas $3.100 dan mendorong ke $3.250–$3.300 terlebih dahulu, dengan potensi lanjut ke $3.450–$3.550 jika BTC bertahan di atas zona breakout. XRP seringkali mengikuti dengan momentum yang tertunda namun lebih tajam, menargetkan $2,45–$2,55 pada awalnya dan berpotensi ke $2,70–$2,85 jika pasar terus mengambil risiko.
Jika CPI keluar hawkish dan BTC kehilangan $90K, reaksi pertama biasanya adalah pelepasan leverage. Itu membuat ETH berisiko turun kembali ke $3.050–$3.000, dan jika BTC bergerak menuju $88K, ETH bisa menguji support lebih dalam di sekitar $2.900–$2.850. XRP cenderung memperkuat penurunan pada pasar risk-off, dengan target bearish di $2,20–$2,15, dan penurunan lebih dalam ke $2,05–$1,95 jika kelemahan BTC berlanjut.
Kesimpulan
‘Hari CPI’ biasanya memicu pasar kripto, di mana kripto bergerak sangat agresif, yang pada akhirnya sering menjadi jebakan. Secara historis, momentum bullish cepat memudar, yang memaksa harga kripto populer tetap dalam fase konsolidasi. Oleh karena itu, para trader disarankan untuk menunggu dan melihat reaksi pasar sebelum mengambil posisi apa pun.


