Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Mengapa Saham Adobe (ADBE) Turun Hari Ini

Mengapa Saham Adobe (ADBE) Turun Hari Ini

101 finance101 finance2026/01/14 02:11
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

Perkembangan Terkini yang Mempengaruhi Adobe

Adobe (NASDAQ: ADBE), pemimpin dalam perangkat lunak kreatif, mengalami penurunan harga saham sebesar 5,4% selama sesi perdagangan sore. Penurunan ini terjadi setelah penurunan peringkat dari Oppenheimer, yang bergabung dengan semakin banyak pihak yang menyuarakan kekhawatiran bahwa kemajuan Artificial Intelligence dapat menjadi tantangan bagi model bisnis Adobe.

Oppenheimer mengubah peringkatnya untuk Adobe dari "outperform" menjadi "market perform." Penyesuaian ini datang tak lama setelah Goldman Sachs juga menurunkan peringkat saham tersebut, dari "Buy" menjadi "Sell." Para analis semakin khawatir bahwa generative AI membuat alat desain canggih semakin mudah diakses, sehingga memperketat persaingan dengan perusahaan berbasis AI seperti Canva, Figma, dan OpenAI.

Gelombang skeptisisme ini merupakan sentimen paling negatif dari analis keuangan terhadap Adobe dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir. Kekhawatiran utama berpusat pada kemungkinan pertumbuhan pendapatan yang melambat dan tekanan terhadap laba, terutama jika Adobe perlu meningkatkan investasi AI-nya sendiri untuk tetap kompetitif.

Pada akhir hari perdagangan, saham Adobe ditutup pada $310,02, mencerminkan penurunan sebesar 5,4% dari penutupan sebelumnya.

Reaksi pasar terhadap berita terkadang bisa berlebihan, dan penurunan signifikan dapat menawarkan titik masuk menarik bagi investor yang mencari saham berkualitas. Dengan mempertimbangkan hal ini, apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Adobe?

Sentimen Pasar dan Performa Saham

Secara historis, saham Adobe menunjukkan volatilitas terbatas, dengan hanya enam kasus pergerakan harga lebih dari 5% selama satu tahun terakhir. Pergerakan signifikan hari ini menunjukkan bahwa investor menganggap berita terbaru ini penting, meskipun mungkin tidak secara fundamental mengubah pandangan pasar terhadap perusahaan.

Perubahan harga paling substansial dalam satu tahun terakhir terjadi sepuluh bulan lalu, ketika saham Adobe turun 13,2% setelah perusahaan melaporkan hasil yang mengecewakan untuk kuartal keempat tahun fiskal 2025. Kewajiban kinerja yang tersisa dari perusahaan—indikator kunci pertumbuhan masa depan—sedikit di bawah ekspektasi analis.

Selain itu, proyeksi pendapatan dan laba tahunan Adobe untuk tahun fiskal 2025 hanya sejalan dengan perkiraan analis, menunjukkan kurangnya momentum jangka pendek. Investor biasanya lebih suka melihat perusahaan melampaui ekspektasi dan menaikkan proyeksi, namun hal itu tidak terjadi di sini. Pertumbuhan selama kuartal tersebut tetap stabil alih-alih meningkat, menghasilkan performa campuran yang membuat pasar mengharapkan lebih.

Sejak awal tahun, saham Adobe telah turun sebesar 6,7%. Pada harga $310,83 per saham, saat ini diperdagangkan 33% di bawah harga tertinggi 52 minggu sebesar $464,11 yang dicapai pada Februari 2025. Sebagai gambaran, seorang investor yang membeli saham Adobe senilai $1.000 lima tahun lalu, kini memiliki investasi senilai $658,47.

Banyak perusahaan besar—termasuk Microsoft, Alphabet, Coca-Cola, dan Monster Beverage—memulai sebagai kisah pertumbuhan yang kurang dikenal yang mampu memanfaatkan tren besar. Kami telah mengidentifikasi peluang menjanjikan lainnya: sebuah perusahaan semikonduktor AI yang menguntungkan namun masih kurang dihargai oleh Wall Street.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!
© 2025 Bitget