RUU kripto di Senat memasuki momen krusial, amandemen melonjak dan lobi semakin memanas
Odaily melaporkan bahwa seiring dengan semakin dekatnya sidang dengar pendapat Komite Perbankan Senat, legislasi kripto di Amerika Serikat memasuki “tahap sprint”. Saat ini, rancangan undang-undang tersebut telah muncul lebih dari 70 amandemen, dengan perbedaan pendapat mengenai imbal hasil stablecoin dan regulasi DeFi yang semakin memanas, serta keterlibatan penuh dari industri kripto, kelompok lobi perbankan, dan organisasi perlindungan konsumen.
Senat akan melakukan revisi dan pemungutan suara terhadap rancangan undang-undang tersebut pada hari Kamis. Rancangan ini bertujuan untuk memperjelas batas regulasi antara SEC dan CFTC, memperjelas atribut aset digital, serta memperkenalkan persyaratan pengungkapan baru.
Ketua Komite, Tim Scott, pada hari Senin merilis naskah rancangan undang-undang setebal 278 halaman, setelah itu anggota parlemen dari kedua partai mengajukan banyak amandemen. Beberapa proposal di antaranya terkait pemberian wewenang kepada Departemen Keuangan untuk menjatuhkan sanksi pada “lapisan aplikasi terdistribusi”, sementara amandemen lainnya berfokus pada isu imbal hasil stablecoin, yang menjadi titik perdebatan terbesar saat ini.
CEO sebuah bursa, Brian Armstrong, menyatakan bahwa inisiatifnya, Stand With Crypto, akan memberikan penilaian terhadap pemungutan suara revisi pada hari Kamis, dan menyebut bahwa hal ini akan menguji apakah senator “berpihak pada keuntungan bank atau pada penghargaan konsumen”. Para pelaku industri menunjukkan bahwa meskipun rancangan undang-undang ini masih memiliki momentum, arah akhirnya tetap sangat tidak pasti.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Sentimen pasar kripto tetap "netral", telah pulih sepenuhnya dibandingkan sebelumnya

Kepala Aset Digital DTCC: Visi sekuritas tokenisasi adalah mencapai interoperabilitas
