-
Ethereum masih bergerak dalam kisaran dekat $3.300, dengan para bullish berulang kali gagal merebut kembali $3.400, yang kini telah berubah menjadi resistensi utama di atasnya.
-
Tekanan jual tampak bersifat defensif daripada oportunistik, karena para pelaku pasar tampaknya keluar untuk memotong kerugian, bukan mengunci keuntungan
Harga Ethereum telah melakukan apa yang diinginkan para trader: mengungguli Bitcoin sejak titik terendah Januari. Namun, pergerakan pasar masih terasa berat. Sementara reli BTC tampak lebih bersih, ETH terus diperdagangkan seperti pasar yang belum sepenuhnya yakin, namun tetap bergerak dalam zona konsolidasi meskipun telah terjadi rebound yang kuat.
Saat ETH memimpin dalam persentase keuntungan tetapi kesulitan keluar dari kisaran, biasanya itu berarti salah satu dari dua hal. Entah pasar sedang menyerap suplai sebelum terjadinya breakout, atau reli sedang dijual dan membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun fondasi.
Jadi pertanyaan utama bukanlah apakah harga ETH bisa bergerak, karena faktanya sudah bergerak. Pertanyaan sebenarnya adalah berapa harga yang harus direbut kembali untuk mengonfirmasi breakout, dan seberapa jauh ETH bisa naik jika kisaran ini akhirnya pecah ke atas.
Apakah Trader Menjual Ethereum dengan Kerugian?
Reli pasar tidak hanya muncul di grafik harga, tetapi juga terlihat dari perilaku pemegang saat mereka memindahkan koin di on-chain. Di sinilah SOPR menjadi berguna, karena mengungkap apakah penjualan terjadi dengan keuntungan atau kerugian. Ini adalah rasio antara harga jual token yang dibelanjakan dan harga beli aslinya, sehingga menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan.
Data Glassnode menunjukkan SOPR ETH berada di bawah 1, yang menandakan koin dijual dalam kondisi merugi. Hal ini biasanya menandakan penjual keluar dari posisi pada setiap rebound yang masih berada di bawah harga beli. Oleh karena itu, Ethereum masih belum mampu menyerap tekanan jual, karena para bullish tampak kurang percaya diri. Maka dari itu, SOPR ETH yang bertahan di atas 1 bisa menjadi tanda kepercayaan lebih, yang akhirnya mungkin memicu breakout.
Kesimpulan
Saat ini, para pelaku pasar tampaknya tidak optimis terhadap reli harga ETH, sehingga token ini melonjak dengan cepat setelah terjadi breakout harga BTC. ETH juga menarik keuntungan lebih besar dari Bitcoin, tetapi tertinggal dalam hal keyakinan yang dibawa oleh token utama tersebut. Oleh karena itu, Ethereum membutuhkan waktu lebih lama untuk menekan penjual, dan ini bisa menjadi momen ketika harga memicu breakout kuat menuju target yang lebih tinggi.

