Intel Telah Pulih, Namun Tantangan Lebih Besar Menanti. Apa Strategi Terbaik untuk INTC pada 2026?
Perubahan Luar Biasa Intel: Era Baru bagi Raksasa Chip
Selama sebagian besar sepuluh tahun terakhir, Intel (INTC) telah berjuang untuk tetap bersaing di industri semikonduktor, melewatkan tren penting seperti teknologi mobile, menghadapi kemunduran dalam manufaktur, dan kehilangan pangsa pasar data center kepada pesaing seperti Advanced Micro Devices (AMD). Namun, memasuki tahun 2026, data pasar dan pemberitaan menunjukkan perubahan dramatis—beberapa bahkan menyebutnya sebagai “Kebangkitan Silikon”.
Dengan laporan keuangan Intel yang akan segera dirilis minggu depan, para investor sangat antusias untuk melihat apa yang akan terjadi pada pemimpin teknologi yang tak terduga ini, yang posisinya dalam Dow 30 telah naik turun selama bertahun-tahun.
Berita Terbaru dari Barchart
Kinerja Saham dan Kemajuan Teknologi
Saham Intel baru-baru ini naik ke titik tertingginya dalam hampir dua tahun, mencapai hampir $47. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan peringkat analis KeyBanc dan laporan bahwa CPU server Intel tahun 2026 sebagian besar sudah dipesan. Katalis utama optimisme ini adalah proses node 18A milik Intel. Pada CES 2026, Intel memperkenalkan “Panther Lake,” chip konsumen pertama yang menggunakan teknologi canggih 1.8nm ini, menandakan bahwa perusahaan mungkin akhirnya berhasil memperkecil kesenjangan performa dengan Taiwan Semiconductor (TSM).
Pernah dianggap sebagai veteran industri yang mulai meredup, Intel kini telah bertransformasi menjadi pemain kunci dalam upaya Amerika untuk meraih kemandirian semikonduktor. Dengan memisahkan operasi manufaktur (Foundry) dan desain, perusahaan ini telah menarik minat besar dari penyedia cloud utama seperti Amazon dan Meta. KeyBanc kini melihat Intel sebagai pesaing yang kredibel untuk menjadi foundry terbesar kedua di dunia, bahkan berpotensi melampaui Samsung.
Apakah Reli Ini Bisa Bertahan?
Terlepas dari keuntungan ini, saham Intel tampak berada dalam kondisi overbought. Mengejar harga saham yang sudah melonjak 27% di awal 2026 bisa menjadi risiko tanpa strategi investasi yang jelas. Meski grafik teknikal menunjukkan masih ada ruang untuk naik, momentum kenaikan mulai terasa berlebihan.
Pada grafik mingguan, Intel telah menembus garis tren jangka panjang sejak 2021—sebuah sinyal bullish. Namun, di pasar yang volatil saat ini, bahkan saham yang diuntungkan oleh booming AI pun dapat mengalami pembalikan tajam.
Kembali ke Titik Awal, Tapi dengan Energi Baru
Data terbaru menunjukkan bahwa meski Intel telah melakukan comeback, sahamnya pada dasarnya diperdagangkan di level yang sama seperti tahun 2019. Secara operasional dan harga saham, perusahaan ini kembali ke titik awal. Namun, dengan momentum baru—ditopang oleh dukungan pemerintah AS—prospek bisnis Intel kini lebih cerah daripada beberapa tahun terakhir, meskipun harga sahamnya sudah naik signifikan.
Ke depan, Intel masih menghadapi tantangan untuk memenuhi rasio price-to-earnings-to-growth (PEG) sebesar 29x yang cukup tinggi.
Pikiran Akhir: Melangkah dengan Hati-hati
Meski Intel diperdagangkan pada rasio price-to-sales trailing 3,6x yang relatif rendah—yang membantu mengimbangi beberapa fundamental historis yang lemah—keuntungan saham di masa depan kemungkinan akan lebih sulit didapat. Walaupun masih ada potensi kenaikan lebih lanjut, sebagian besar keuntungan mudah kemungkinan sudah terealisasi. Investor sebaiknya berhati-hati, karena kisah kebangkitan perusahaan ini mungkin belum selesai, namun risikonya semakin tinggi di level ini.
Tentang Penulis
Rob Isbitts adalah manajer dana dan penasihat yang sudah setengah pensiun. Ia juga menulis tentang kepemilikan kuda pacu sebagai investasi alternatif.
Pada saat penulisan, Rob Isbitts tidak memiliki posisi di sekuritas yang disebutkan. Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pertama kali diterbitkan di Barchart.com.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Trump sekali lagi membuat produsen mobil Inggris mengalami kekacauan
Pasar Cryptocurrency Meningkatkan Antusiasme saat Bitcoin Tetap Kuat
DOJ Tidak Menjual Samourai Bitcoin, Kata Penasihat – Kriptoworld.com

