Mitsubishi Melakukan Debutnya di Shale AS Melalui Akuisisi Gas Haynesville Senilai $5,2 Miliar
Mitsubishi Corporation Akan Mengakuisisi Operasi Gas Shale Haynesville
Mitsubishi Corporation telah mencapai kesepakatan untuk membeli aset gas shale Haynesville milik Aethon dalam sebuah transaksi senilai sekitar $5,2 miliar. Ini menandai investasi langsung pertama Mitsubishi di industri gas shale Amerika Serikat. Melalui akuisisi ini, Mitsubishi akan mendapatkan kendali atas operasi gas hulu yang memproduksi sekitar 2,1 miliar kaki kubik gas alam per hari di Louisiana dan Texas, dengan koneksi langsung ke fasilitas ekspor LNG Amerika.
Transaksi ini mencakup seluruh kepemilikan di Aethon III LLC, Aethon United LP, dan perusahaan terkait. Mitsubishi menyelesaikan kesepakatan ini dengan Aethon Energy Management dan mitra keuangannya, seperti Ontario Teachers’ Pension Plan dan RedBird Capital Partners. Penyelesaian akuisisi diharapkan terjadi antara April hingga Juni 2026, tergantung pada persetujuan regulator.
Haynesville Shale telah menjadi wilayah gas alam utama di AS, terutama karena lokasinya yang dekat dengan Gulf Coast dan beberapa terminal ekspor LNG. Produksinya sangat menarik untuk strategi LNG, berkat jalur pipa yang pendek, output yang kuat, dan permintaan ekspor yang meningkat ke Asia dan Eropa.
Aset yang baru diakuisisi ini saat ini menghasilkan sekitar 2,1 miliar kaki kubik gas per hari, yang kira-kira setara dengan 15 juta ton LNG per tahun. Sebagian besar gas ini dipasok ke pasar selatan AS, dengan beberapa volumenya dipertimbangkan untuk diekspor sebagai LNG, termasuk pengiriman ke Jepang dan Eropa.
Langkah ini memperluas kehadiran energi Mitsubishi yang sudah ada di Amerika Utara. Perusahaan ini sudah terlibat dalam pengembangan gas shale Kanada melalui kemitraan dengan Ovintiv, mengelola pemasaran dan logistik gas melalui CIMA Energy yang berbasis di Houston, serta memiliki saham di LNG Canada dan Cameron LNG di AS. Mitsubishi juga mengoperasikan fasilitas pembangkit listrik melalui Diamond Generating Corporation.
Penting untuk dicatat, aset Haynesville terletak dekat Cameron LNG, di mana Mitsubishi sudah memiliki hak likuifaksi berdasarkan perjanjian tolling. Kedekatan ini meningkatkan kemampuan Mitsubishi untuk mengawasi seluruh rantai pasokan gas, mulai dari produksi hingga ekspor LNG—sebuah prioritas utama bagi pelanggan Jepang yang mencari pasokan energi yang andal dan jangka panjang.
Akusisi ini mendukung Mitsubishi’s Corporate Strategy 2027, yang berfokus pada penciptaan nilai melalui integrasi operasi lintas berbagai bidang bisnis. Di bawah inisiatif “Create”, perusahaan bertujuan mengembangkan rantai nilai komprehensif yang menghubungkan sumber daya hulu dengan pasar hilir, termasuk LNG, pembangkit listrik, pusat data, dan pengguna industri.
Dampak Lebih Luas untuk Jepang dan AS
Bagi Jepang, investasi ini menyoroti pentingnya sumber daya gas luar negeri yang berkelanjutan untuk memastikan keamanan energi, bahkan ketika negara ini berupaya menuju dekarbonisasi. Bagi sektor gas AS, ini menunjukkan daya tarik berkelanjutan wilayah Haynesville seiring permintaan global LNG yang membentuk tren produksi dan investasi domestik.
Oleh Charles Kennedy untuk Oilprice.com
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
EUR/USD naik di atas 1.1600 saat Eropa menolak ancaman tarif Trump
Micron Menggambarkan Permintaan Memori yang Didukung AI sebagai 'Tak Tertandingi'
Menerapkan Kebijakan Moneter SNB
Token Unlocks Memicu Masuknya Pasar Sebesar $135 Juta: Pelepasan ZRO yang Krusial Memimpin Jadwal Utama Januari 2025
