Yoshitaka Kitao, CEO SBI Holdings, telah membagikan pesan bijak yang menghubungkan sejarah kuno dengan teknologi modern, saat Jepang bersiap menyambut tahun “Fire Horse” yang langka pada 2026, sebuah siklus yang hanya muncul setiap 60 tahun sekali. Dalam komentarnya, Kitao mengungkapkan bahwa periode ini sering dipandang sebagai masa yang kuat namun penuh tuntutan, terutama bagi bisnis yang sedang menikmati kesuksesan.
Peringatan di Masa Kejayaan
Kitao menjelaskan bahwa bahkan ketika sebuah perusahaan sedang berjalan baik, bahaya bisa diam-diam menumpuk. Ia memperingatkan bahwa kesombongan dan rasa percaya diri yang berlebihan adalah ancaman terbesar di masa pertumbuhan. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat membutuhkan penilaian yang jelas dan keberanian, terutama ketika segalanya tampak berjalan lancar.
Visi Jangka Panjang di Atas Hiruk Pikuk Jangka Pendek
Melihat lebih jauh dari 2026, Kitao menekankan pentingnya berpikir dalam rentang dekade, bukan kuartal. Ia mengingatkan bahwa sejak 2018, SBI telah mengidentifikasi AI dan blockchain sebagai teknologi yang akan mendorong perubahan terbesar dalam masyarakat. Sejak saat itu, grup ini secara konsisten berinvestasi di bidang tersebut dan membangun ekosistem crypto yang lengkap.
Ripple Mendapat Sorotan Khusus
Selain itu, Ripple Labs mendapat perhatian khusus. Kitao mengungkapkan bahwa SBI berinvestasi di Ripple sekitar sepuluh tahun lalu, dengan mengakuisisi sekitar 10% saham perusahaan tersebut. Kini, keputusan awal itu telah membuahkan hasil, dengan bisnis yang terkait blockchain dan crypto menjadi sumber pendapatan utama bagi SBI Group. Kemitraan jangka panjang ini menunjukkan bagaimana kepercayaan awal pada teknologi blockchain kini membentuk sistem keuangan dunia nyata.
“Selain itu, sekitar sepuluh tahun lalu kami berinvestasi di Ripple Labs di AS dan mengakuisisi sekitar 10% sahamnya. Tak perlu dikatakan lagi, bidang-bidang ini saat ini memainkan peran utama dalam aliran pendapatan SBI Group,” tulisnya.
Tahun Kebenaran dan Kejelasan
Kepala SBI juga menggambarkan tahun 2026 sebagai tahun di mana masalah tersembunyi akan muncul ke permukaan. Ia mengatakan bahwa permasalahan yang telah lama diabaikan akan menjadi mustahil untuk dihindari. Ia menyoroti contoh-contoh terkini di dunia dan Jepang di mana tuduhan lama kini mulai terungkap. Pesannya sederhana: bisnis harus tetap jujur, disiplin, dan berhati-hati dalam bertindak.



