Bursa Kripto Utama Masuk ke Pasar Keuangan Tradisional
bursa kripto Binance dan Bitget sedang mempercepat ekspansi mereka ke pasar keuangan tradisional dengan menambahkan perdagangan emas, mata uang, dan aset klasik lainnya dalam ekosistem mereka sendiri.
Pada awal Januari, dua bursa kripto terkemuka, Bitget dan Binance, mengumumkan ekspansi besar-besaran pada penawaran TradFi mereka, yang secara efektif mengaburkan batas antara mata uang kripto dan pasar tradisional.
Bitget secara resmi membuka akses perdagangan instrumen keuangan tradisional untuk semua pengguna setelah uji coba beta tertutup yang sukses. Lebih dari 80.000 trader ikut serta dalam fase pengujian yang dimulai pada Desember 2025, dan minat secara keseluruhan terhadap produk baru ini melebihi ekspektasi perusahaan. Sebagai contoh, volume perdagangan kontrak emas (XAU/USD) pada hari-hari tertentu melampaui $100 juta, salah satu angka tertinggi yang tercatat selama seluruh periode pengujian.
Setelah peluncuran publik, pengguna Bitget mendapatkan akses ke 79 instrumen TradFi, termasuk logam, pasangan mata uang, indeks saham, dan komoditas. Semua perdagangan diselesaikan dalam USDT dan tersedia melalui akun exchange standar, tanpa perlu beralih ke platform pihak ketiga. Menurut perusahaan, parameter likuiditas, spread, dan leverage disempurnakan berdasarkan aktivitas perdagangan nyata dari peserta beta.
Pada saat yang sama, Binance meluncurkan rangkaian perpetual futures sendiri untuk aset TradFi. Produk baru ini memungkinkan pengguna memperdagangkan aset tradisional dalam bentuk kontrak yang didenominasikan USDT tanpa tanggal kedaluwarsa dan akses 24/7, tanpa memandang jam operasional pasar underlying. Instrumen pertama adalah kontrak futures emas (XAUUSDT), yang diluncurkan pada 5 Januari 2026, diikuti oleh kontrak perak (XAGUSDT) pada 7 Januari. Binance menyatakan bahwa mereka berencana untuk secara bertahap memperluas daftar instrumen semacam itu.
Kedua bursa bertaruh pada model perdagangan universal yang menggabungkan aset kripto, logam mulia, mata uang, dan instrumen keuangan lainnya dalam satu infrastruktur. Pendekatan ini memungkinkan para trader untuk secara fleksibel mengalokasikan ulang modal, melakukan lindung nilai posisi, dan mendiversifikasi portofolio tanpa berpindah platform. Di tengah meningkatnya minat pada derivatif kripto, strategi makroekonomi, dan volatilitas pasar global, pengembangan penawaran TradFi menjadi pendorong pertumbuhan baru bagi bursa kripto sekaligus cara untuk menarik audiens yang lebih luas.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
TechCrunch Mobility: ‘Physical AI’ menjadi kata kunci terbaru

Bisakah Trip.com Bangkit Kembali Setelah Menghadapi Penindakan Gaya 'Jack Ma' dari Beijing?
Kepada Pemegang Saham Intel yang Terhormat, Simpan Tanggal Ini: 22 Januari
Membangun kekuatan organisasi di tengah dunia yang semakin terpecah belah
