Perusahaan tersebut menyatakan bahwa ETP ini dapat diakses oleh campuran sehat dari investor ritel maupun profesional, serta menambahkan bahwa produk-produk tersebut tersedia di platform broker standar yang umum digunakan oleh investor Swedia. Perusahaan juga menjelaskan bahwa, tergantung pada platformnya, beberapa produk dapat memenuhi syarat untuk akun tabungan ISK yang mendapat keuntungan pajak di Swedia.
Dalam pengumuman tersebut, perusahaan manajemen aset digital yang berbasis di AS ini juga mengatakan bahwa Marco Poblete dan Andre Havas telah ditunjuk untuk membantu memimpin pertumbuhan perusahaan di kawasan Nordik, yang mencakup Swedia, Norwegia, Finlandia, Denmark, dan Islandia.
Bitwise menggabungkan aset crypto dan tradisional dalam deretan ETP baru
Tujuh ETP Bitwise di Stockholm menawarkan beberapa mata uang kripto. Beberapa berbasis pada satu mata uang kripto, sementara yang lain menawarkan beragam aset digital atau campuran antara mata uang kripto dan aset tradisional seperti emas.
Salah satu listing baru menampilkan Bitwise Core Bitcoin ETP, yang menawarkan eksposur langsung pada harga Bitcoin. Bitwise telah meluncurkan ETP spot Bitcoin dan spot Ether, yang didukung oleh token asli, termasuk Bitcoin dan Ether, yang disimpan di fasilitas yang aman. Ini memberikan jaminan kepada investor bahwa produk-produk tersebut benar-benar didukung oleh aset nyata.
Perusahaan juga menyediakan ETP yang terhubung dengan staking yang terkait dengan Ether dan Solana. Produk-produk ini terhubung ke jaringan menggunakan fasilitas staking-nya. Staking membantu menjaga keamanan blockchain dan dapat menghasilkan imbalan seiring waktu.
Sementara itu, Bitwise juga menambahkan MSCI Digital Assets Select 20 ETP, yang melacak dua puluh mata uang kripto terbesar berdasarkan nilai pasar. Ini menambah satu produk yang memangkas eksposur ke berbagai aset digital besar.
Perusahaan manajemen aset digital ini juga meluncurkan produk hybrid yang menggabungkan Bitcoin dengan emas, menarik bagi investor yang mencari penyimpan nilai modern dan tradisional. Emas selalu dipandang sebagai aset safe-haven klasik.
Sementara itu, Bitcoin kadang-kadang disebut sebagai “emas digital”, dan penggabungan keduanya dikatakan menawarkan kombinasi sehat dan beragam dari kedua aset tersebut. Bitwise menekankan bahwa aset crypto yang mendasari sepenuhnya mendukung semua ETP ini. Kepemilikan disimpan dalam cold storage institusional, di mana aset disimpan secara offline di fasilitas yang aman untuk membantu mengurangi risiko peretasan dan meningkatkan keamanan.
Bitwise juga menekankan bahwa auditor independen memverifikasi kepemilikan setiap minggu, sehingga investor dapat yakin bahwa semua yang ada di akun mereka akurat dan benar.
Bitwise mempercepat ekspansi di AS
Bitwise juga telah melakukan ekspansi di Amerika Serikat, khususnya pada tahun 2025, karena regulasi aset digital di Amerika menjadi lebih jelas. Dengan aturan yang lebih jelas, ada lebih sedikit kebingungan dan kekhawatiran penegakan hukum bagi perusahaan yang bergerak di bidang crypto.
Pada September 2025, Bitwise mengajukan permohonan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) untuk membuat Stablecoin & Tokenization ETF. Dana ini dirancang untuk melacak perusahaan yang bekerja dengan stablecoin, teknologi tokenisasi, sistem pembayaran, bursa, dan dana cryptocurrency yang teregulasi. Tokenisasi mengacu pada proses mengubah aset dunia nyata, seperti properti, karya seni, atau instrumen keuangan, menjadi token digital.
Pada Oktober 2025, Bitwise meluncurkan Solana Staking ETF (BSOL) di New York Stock Exchange (NYSE). Ini memungkinkan investor AS mendapatkan eksposur ke Solana (SOL) dan imbalan staking melalui produk keuangan tradisional, bukan menggunakan dompet cryptocurrency.
Kemudian, pada Desember 2025, Bitwise mengajukan peluncuran spot Sui ETF yang akan mengikuti harga token Sui. Bitwise memilih Coinbase untuk bertindak sebagai kustodian aset Sui. SEC belum memutuskan permohonan spot Sui ETF serupa yang diajukan oleh Canary Capital dan 21Shares.
Menurut peneliti Bitwise, Ryan Rasmussen, perubahan yang dilakukan oleh SEC pada September 2025 dapat memungkinkan peluncuran lebih dari 100 ETP crypto baru pada tahun 2026, berkat adopsi standar listing umum yang memfasilitasi persetujuan yang lebih cepat dan sederhana.
