Taiwan berupaya menjadi mitra utama AI dengan AS melalui perjanjian tarif
Taiwan Berupaya Tingkatkan Kolaborasi AI dengan AS Melalui Perjanjian Perdagangan Baru
TAIPEI, 16 Jan (Reuters) — Taiwan memposisikan dirinya sebagai mitra strategis utama bagi Amerika Serikat di bidang kecerdasan buatan (AI), menyusul perjanjian terbaru yang akan menurunkan tarif dan mendorong peningkatan investasi Taiwan di Amerika, menurut Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chiun.
Pemerintahan Trump telah mendorong Taiwan—yang merupakan kekuatan terkemuka dalam manufaktur semikonduktor—untuk memperluas investasinya di Amerika Serikat, khususnya dalam produksi chip yang penting untuk kemajuan teknologi AI.
Perjanjian yang diselesaikan pada hari Kamis tersebut akan mengurangi tarif pada berbagai ekspor Taiwan dan menyalurkan investasi baru ke sektor teknologi AS.
Perusahaan Taiwan siap untuk menginvestasikan $250 miliar di Amerika Serikat untuk meningkatkan produksi di bidang semikonduktor, energi, dan kecerdasan buatan. Angka ini termasuk $100 miliar yang telah dijanjikan oleh raksasa chip TSMC untuk tahun 2025, dengan investasi lebih lanjut yang diantisipasi, menurut Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.
Selain itu, Taiwan akan memberikan tambahan kredit sebesar $250 miliar untuk mendukung investasi lebih lanjut, seperti yang diumumkan oleh pemerintahan Trump.
Cheng, yang memimpin negosiasi untuk Taiwan, menggambarkan perjanjian ini dalam konferensi pers di Washington sebagai saling menguntungkan. Ia mencatat bahwa kesepakatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong investasi Amerika di Taiwan, yang sekutu internasional dan mitra pertahanan terbesarnya adalah Amerika Serikat.
“Sepanjang pembicaraan ini, kami telah mempromosikan investasi teknologi tinggi timbal balik antara Taiwan dan AS, dengan tujuan membangun kemitraan strategis yang erat di bidang AI ke depannya,” ujar Cheng dalam pernyataan yang disiarkan langsung.
Ia menekankan bahwa investasi-investasi ini didorong oleh perusahaan swasta, bukan pemerintah, dan bahwa bisnis Taiwan juga akan mempertahankan investasi domestik mereka.
Peliputan oleh Wen-Yee Lee dan Ben Blanchard; Disunting oleh Jacqueline Wong dan Stephen Coates
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
TechCrunch Mobility: ‘Physical AI’ menjadi kata kunci terbaru

Bisakah Trip.com Bangkit Kembali Setelah Menghadapi Penindakan Gaya 'Jack Ma' dari Beijing?
Kepada Pemegang Saham Intel yang Terhormat, Simpan Tanggal Ini: 22 Januari
Membangun kekuatan organisasi di tengah dunia yang semakin terpecah belah
