Pasar kripto memulai tahun 2026 dengan sentimen risk-on, dan segmen NFT menunjukkan tanda-tanda awal kebangkitan setelah periode pendinginan yang panjang. Seiring likuiditas kembali ke narasi beta yang lebih tinggi, token metaverse dan gaming mulai bergerak lagi. Harga The Sandbox (SAND) menjadi salah satu contoh paling jelas, mencatat reli tajam dalam waktu singkat bersamaan dengan lonjakan aktivitas perdagangan yang signifikan. Dengan nama-nama NFT lain juga mencoba stabil, fokus kini bergeser pada apakah ini awal dari pemulihan NFT yang lebih luas atau hanya pantulan jangka pendek.
Seberapa Tinggi Harga SAND Bisa Naik Bulan Ini?
Setelah tren turun yang terus berlanjut, harga Sandbox telah pulih dari titik terendah. Momentum kini berbalik memihak bullish, sementara volume melonjak lebih dari 400% hingga mencapai lebih dari $167 juta sejak awal perdagangan. Akibatnya, harga SAND melonjak lebih dari 15,5% hingga menembus $0,14. Kini setelah harga memulai rebound, reli ini masih harus divalidasi sebagai awal fase pemulihan. Kenaikan lanjutan lebih dari 50% dapat membuat reli ini makin berpihak pada bullish, namun muncul pertanyaan apakah momentum ini akan bertahan hingga harga SAND mencapai $0,2?
Seperti terlihat pada grafik di atas, harga SAND telah menembus dari kanal paralel naik, mengonfirmasi awal tren bullish. Di sisi lain, DMI berbalik bullish, yang menunjukkan pengendalian tren beralih dari penjual ke pembeli, menandai fase awal tren naik. Dengan kenaikan volume yang belum terlihat dalam beberapa bulan terakhir, harga diperkirakan akan tetap tinggi dan mencapai $0,15 dalam waktu dekat. Namun, untuk mencapai $0,2, harga diperkirakan harus menembus resistensi penting antara $0,184 dan $0,189.
Token NFT Teratas yang Perlu Diperhatikan di 2026
Token NFT berusaha pulih seiring pasar kembali ke sentimen risk-on. Kandidat terkuat berasal dari proyek yang terhubung dengan gaming, utilitas metaverse, dan infrastruktur NFT, di mana aktivitas pengguna dapat diterjemahkan menjadi fee dan permintaan. Berikut beberapa nama yang bisa tetap menjadi perhatian trader di 2026 jika momentum sektor ini terus berkembang.
- Axie Infinity (AXS)—Gaming Web3: AXS adalah penggerak ekosistem Axie, salah satu merek game blockchain paling mapan. Token ini cenderung diuntungkan saat trader kembali ke narasi play-to-earn dan NFT berbasis gaming.
- Chiliz (CHZ)—Fan tokens: CHZ adalah token utama di balik fan token olahraga, menghubungkan permintaan kripto dengan tim dan acara dunia nyata. Biasanya meningkat ketika minat ritel kembali ke tema kripto “utilitas + budaya”.
- Decentraland (MANA)—Tanah Metaverse: MANA terhubung dengan ekonomi dunia virtual Decentraland, di mana pengguna membeli tanah dan aset digital. Biasanya bergerak saat narasi metaverse kembali muncul dan selera risiko spekulatif meningkat.
- Immutable (IMX)—Skalabilitas NFT: IMX berfokus pada skalabilitas NFT dan game dengan transaksi yang lebih cepat dan murah, menjadikannya taruhan “infrastruktur” yang kuat di ruang NFT. Token ini bisa mengungguli saat pasar lebih memilih builder dan ekosistem dibandingkan hype belaka.
- ApeCoin (APE)—Ekosistem NFT: APE sangat terkait dengan ekosistem Bored Ape dan budaya NFT yang lebih luas, menjadikannya token sentimen beta tinggi. Token ini sering bereaksi cepat saat siklus hype NFT kembali namun bisa cepat meredup jika momentum menurun.
- Baca Juga :
- ,
Apakah Kita Bisa Mengharapkan Reli NFT Kuat di 2026?
Reli NFT yang kuat di 2026 sangat mungkin terjadi—namun kemungkinan tidak akan menjadi “semua naik” seperti siklus sebelumnya. Jalur yang lebih sehat adalah kepemimpinan selektif: token dengan ekosistem nyata (gaming, penggunaan metaverse, dan infrastruktur) mengungguli token yang hanya berbasis hype. Keberhasilan retest harga The Sandbox (SAND) menjadi awal yang konstruktif, namun sektor ini membutuhkan volume yang konsisten dan minat pengguna yang berkelanjutan agar tren ini menjadi tren jangka panjang, bukan sekadar rebound singkat.
FAQ
SAND naik karena pasar kripto kembali risk-on, token NFT mendapatkan daya tarik, dan volume perdagangan melonjak setelah fase konsolidasi yang panjang.
Jika momentum bertahan, SAND bisa bergerak menuju $0,15 dalam jangka pendek. Break di atas $0,18–$0,19 dibutuhkan untuk menargetkan $0,20.
SAND memiliki potensi jangka panjang yang terkait dengan adopsi metaverse, namun performanya bergantung pada penggunaan ekosistem yang berkelanjutan, bukan sekadar hype pasar.


