Mengapa Saham Abercrombie and Fitch (ANF) Turun Hari Ini
Perkembangan Terbaru di Abercrombie & Fitch
Saham Abercrombie & Fitch (NYSE:ANF), sebuah peritel yang berfokus pada fesyen dewasa muda, mengalami penurunan tajam sebesar 19% selama perdagangan sore setelah perusahaan menurunkan proyeksi pertumbuhan penjualan tahunannya dan menyoroti tantangan dari kenaikan tarif.
Panduan terbaru perusahaan, yang kini memperkirakan pertumbuhan penjualan bersih setahun penuh setidaknya 6%—turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 6% hingga 7%—mengurangi dampak positif dari penjualan liburan yang mencetak rekor. Proyeksi yang direvisi ini tidak memenuhi ekspektasi optimis para analis. Selain itu, Abercrombie & Fitch memperingatkan adanya biaya tambahan sekitar $90 juta akibat tarif. Perusahaan juga mempersempit proyeksi margin operasionalnya menjadi 13%, yang merupakan batas bawah dari rentang sebelumnya, dan menaikkan belanja modal yang direncanakan tahun ini menjadi sekitar $245 juta. Faktor-faktor ini secara bersamaan memicu respons negatif yang kuat dari para investor.
Pada penutupan perdagangan, saham turun menjadi $102,94, mencatat penurunan 17,6% dari penutupan hari sebelumnya.
Reaksi pasar terkadang bisa berlebihan, dan penurunan signifikan dapat menciptakan peluang untuk berinvestasi di perusahaan berkualitas. Dengan mempertimbangkan hal ini, apakah Abercrombie & Fitch kini menjadi peluang untuk dibeli?
Sentimen Pasar dan Kinerja Saham
Saham Abercrombie & Fitch dikenal dengan volatilitasnya, telah mengalami 32 kali pergerakan lebih dari 5% sepanjang tahun lalu. Namun, penurunan sebesar ini tetap tidak biasa bahkan bagi perusahaan ini, menunjukkan bahwa kabar terbaru memberikan dampak besar pada pandangan investor terhadap bisnis tersebut.
Enam hari sebelumnya, saham ini sempat naik 4,6% setelah analis Barclays menaikkan target harga mereka, yang turut memperkuat prospek optimis. Barclays menaikkan targetnya dari $94 menjadi $115, dengan alasan kinerja kuat di sektor ritel spesialis yang didorong oleh manajemen inventaris yang efektif dan tren ekonomi yang menguntungkan. Sehari sebelumnya, Jefferies juga menaikkan target harganya menjadi $145 sambil mempertahankan peringkat Buy, menyoroti peningkatan persepsi nilai merek dan minat pelanggan yang tumbuh. Mendukung sentimen positif tersebut, aktivitas perdagangan menunjukkan bahwa investor besar melakukan taruhan bullish melalui opsi, menandakan kepercayaan pada masa depan perusahaan.
Sejak awal tahun, saham Abercrombie & Fitch telah turun 17%. Saat ini diperdagangkan di $102,68, saham ini berada 24,3% di bawah harga tertinggi 52 minggu sebesar $135,72 yang dicapai pada Januari 2025. Menariknya, investasi sebesar $1.000 di Abercrombie & Fitch lima tahun lalu kini bernilai $4.414.
Sementara banyak pihak di Wall Street berfokus pada rekor tertinggi Nvidia, sebuah perusahaan semikonduktor yang kurang dikenal justru unggul dalam komponen AI krusial yang sangat diandalkan oleh para pemimpin industri.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bisakah Trip.com Bangkit Kembali Setelah Menghadapi Penindakan Gaya 'Jack Ma' dari Beijing?
Kepada Pemegang Saham Intel yang Terhormat, Simpan Tanggal Ini: 22 Januari
Membangun kekuatan organisasi di tengah dunia yang semakin terpecah belah
Lonjakan 46% Lumen pada 2025 berlanjut hingga 2026 karena taruhan pada AI
